Hah, setelah sekian lama nggak nge-blog, akhirnya skarang saya akan kembali ngeblog lagi.
Hehehe
Tampilkan postingan dengan label Rileks Yuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rileks Yuk. Tampilkan semua postingan
Kamis, 22 Juli 2010
Rabu, 24 Maret 2010
Merampok dengan Menawarkan Dada!!
Wow, makin gila saja cara orang merampok. Biasanya merampok identik dengan sesuatu yang bersifat kekerasan. Seperti membacok, menembak, memukul, dan lain sebagainya. Tapi tidak untuk modus yang satu ini. Beberapa hari yang lalu, saya mendengar dari teman yang kebetulan mendapatkan berita aneh ini dari situs kaskus dan poskota online. Seorang tukang ojek yang secara kebetulan mendapatkan penumpang seorang wanita. Wanita ini berpakaian rada menggoda, sampai-sampai buah dadanya keliatan oleh si tukang ojek. Langsung saja, respon si tukan ojek, "mba, putingnya keliatan tuh". Eh...malah si ceweknya itu menawarkan untuk menghisap buah dada si wanita itu. Memang dasar tukang ojek lemah, langsung saja dia sambar tawaran itu. Dan apa yang terjadi sodara-sodara...??? Tukang ojek itu pingsan. Rupanya di sekitar buah dada si wanita itu sudah diberikan racun. Nah, ketika si tukang ojek itu pingsan, langsung saja si wanita itu menggondol barng bawaan milik si tukang ojek beserta motornya.
Minggu, 14 Maret 2010
Sinetron Menjadi Pengaruh Buruk
Belakangan ini saya sudah sangat sering sekali melihat anak kecil sudah mulai berpacaran, padahal masih duduk di bangku sekolah dasar. Belum lagi di smp, sudah mencapai taraf cium-ciuman, karena teman saya dulu banyak yang seperti itu. Nah, sudah di SMA, makin gila mencobanya. Makin mendekati pasangan suami istri.
Nah, saya memiliki dugaan bahwa gaya berpacaran itu dipengaruhi oleh sinetron. Bagaimana tidak, sinetron sering kali memberikan suatu pola kehidupan yang tidak masuk akal. Anak kecil berpacaran, anak melawan orang tua, rumah besar luar biasa, padahal pada kenyataannya tidak selalu demikian. Saya garis bawahi kata berpacaran. Inilah yang banyak membawa perubahan di kehidupan baik anak-anak sampai remaja. Sinetron sebagai trend setter yang aneh berarti telah membawa banyak korban.
Bukankah menjijikkan melihat anak sekolah dasar yang sudah mulai bergandengan tangan dan mulai saling berciuman. Yaiksss....!!! Selamat atas sinetron yang sudah berhasil merusak kehidupan orang. Karena tayangan tidak bermutu seperti itu juga banyak yang terpaksa putus sekolah akibat kelakuan remaja yang mudah terseret cerita tidak bermutu.
Tapi memang tidak semua sinetron ceritanya sampah. Banyak juga kok yang bagus. Jadi untuk para pencipta sinetron, pilih - pilihlah sinetron yang baik. :)
Nah, saya memiliki dugaan bahwa gaya berpacaran itu dipengaruhi oleh sinetron. Bagaimana tidak, sinetron sering kali memberikan suatu pola kehidupan yang tidak masuk akal. Anak kecil berpacaran, anak melawan orang tua, rumah besar luar biasa, padahal pada kenyataannya tidak selalu demikian. Saya garis bawahi kata berpacaran. Inilah yang banyak membawa perubahan di kehidupan baik anak-anak sampai remaja. Sinetron sebagai trend setter yang aneh berarti telah membawa banyak korban.
Bukankah menjijikkan melihat anak sekolah dasar yang sudah mulai bergandengan tangan dan mulai saling berciuman. Yaiksss....!!! Selamat atas sinetron yang sudah berhasil merusak kehidupan orang. Karena tayangan tidak bermutu seperti itu juga banyak yang terpaksa putus sekolah akibat kelakuan remaja yang mudah terseret cerita tidak bermutu.
Tapi memang tidak semua sinetron ceritanya sampah. Banyak juga kok yang bagus. Jadi untuk para pencipta sinetron, pilih - pilihlah sinetron yang baik. :)
Jumat, 05 Maret 2010
10 Kelakuan Buruk Sopir Angkot
Sekarang saya mencoba untuk mengemukakan kepada para pembaca blog ini tentang kelakuan dan kecenderungan sopir angkot.
Sudah sangat sering saya mengalami hal-hal tidak menyenangkan dari angkot maupun supirnya (yah, sebenarnya angkotnya tidak bisa disalahkan, orangnya yang bisa disalahkan).
Beberapa supir angkot yang pernah saya temui memiliki bermacam jenis kelakuan buruk yang beberapa diantaranya dapat merugikan orang lain.
Berikut adalah daftar 10 kelakuan buruk sopir angkot :
1. Suka kebut-kebutan
Mungkin sopir angkot tipe ini memiliki ambisi untuk menjadi pembalap F1. Walaupun bentuk mobil dan jalanan tidak mendukung ambisi atau hobinya itu (atau apalah), tetap saja beberapa sopir angkot senang kebut-kebutan.
2. Terburu-buru
Nah, ini salah satu yang saya alami sendiri. Beberapa sopir angkot tidak sabaran ketika ada penumpangnya yang turun dari angkotnya. Korban pertama adalah seorang mahasiswi ITB. Orang udah mau turun tapi tetep aja jalan. Akhirnya kena semprot mahasiswi deh. Tapi itu masih mending, untung mahasiswinya baik, ngomongnya cuma sekedar nasehatin. Nah, ini yang lumayan, saya sendiri korbannya. Dengan kejadian yang persis sama dengan mahasiswi itu, namun saya mengeluarkan respon yang lebih, langsung aja saya teriakin, "Berhenti dulu goblok!!!".
3. Lama Kalo Ngetem (nunggu penumpang)
Baah!!! itu kalo sopir angkot dah nunggu penumpang lamanya minta ampun. Padahal udah lumayan penuh, tapi tetep aja. Maju...mundur...maju....eh mundur lagi
Selasa, 23 Februari 2010
Facebook Sebagai Media Promosi PSK
Beberapa hari yang lalu, saat saya pergi untuk membeli roti bakar, saya melihat acara berita di TV yang membawa-bawa nama facebook. Rupanya facebook yang dibicarakan di berita itu berhubungan dengan kasus pelacuran.
Seorang remaja wanita menjual jasa pemuas birahi melalui jejaring sosial facebook. Rupanya cukup banyak juga hidung belang yang menghubungi gadis itu lewat facebook.
Nah, sekarang timbul pertanyaan, apa sebenarnya situs jejaring sosial itu lebih banyak menimbulkan hal negatif dibanding positifnya?
Jika dilihat dari beberapa sisi, seharusnya belum bisa ditarik konklusi bahwa situs jejaring sosial seperti facebook membawa dampak yang buruk.
Sebenarnya, facebook atau situs jejaring sosial lainnya bisa digunakan untuk melakukan hal yang bermanfaat. Contohnya jika anda ingin berjualan, anda dapat memanfaatkan facebook sebagai media untuk berjualan.
Seorang remaja wanita menjual jasa pemuas birahi melalui jejaring sosial facebook. Rupanya cukup banyak juga hidung belang yang menghubungi gadis itu lewat facebook.
Nah, sekarang timbul pertanyaan, apa sebenarnya situs jejaring sosial itu lebih banyak menimbulkan hal negatif dibanding positifnya?
Jika dilihat dari beberapa sisi, seharusnya belum bisa ditarik konklusi bahwa situs jejaring sosial seperti facebook membawa dampak yang buruk.
Sebenarnya, facebook atau situs jejaring sosial lainnya bisa digunakan untuk melakukan hal yang bermanfaat. Contohnya jika anda ingin berjualan, anda dapat memanfaatkan facebook sebagai media untuk berjualan.
Minggu, 07 Februari 2010
Penyebab Wanita Tahan Dingin
.
Nah, nah, sekarang tema kali ini adalah wanita sexy versus cuaca dingin
Sebelum memulai pembahasan, pernah gak kalian (khususnya para cowok) cewek yang pake pakean minim pas malem hari. Pas lagi dingin - dinginnya.
Nah, kalo saya pernah. Sekarang saya kan sedang menjalani studi S1 saya di bandung. Nah kalo sekedar liat wanita berpakean sexy mah udah sering. Tapi yang paling bikin saya gak habis pikir, kenapa di dalem ruangan sedingin bioskop, tengah malem, cewek-cewek itu makin parah aja pakeannya dan tahan lagi sama cuaca dingin.
Kalo saya sih jujur saja gak keberatan sama cewek yang pake pakean sexy. Itu kan hak tiap-tiap orang (saya juga demen kok ngeliatnya). Yang bikin saya bingung, apa ada pertahanan cewek secara fisis yang bisa menahan cuaca dingin? Setahu saya, yang dapet mencegah atau menahan tubuh kita dari cuaca dingin itu cadangan lemak di kulit kita. Nah, cewek yang biasa saya liat kan badannya langsing-langsing, gak mungkinkan dia punya cadangan lemak dibawah kulitnya?
Terus lagi, saya mencoba membuat perbandingan. Malem itu pas saya lagi nonton, saya pake pakean extra ketutup, baju plus jaket yang rada tebel, ama celana panjang plus celanda pendek didalemnya. Tapi tetep aja merembes dinginnya sampe ke dalem.
Nah, tubuh manusia memang memiliki sistem pengaturan suhu tubuh, seperti ketika kita terkena demam tubuh kita jadi panas. Saya juga pernah baca, demam itu dapat disebabkan karena gangguan otak (tentu saja, karena otak memiliki kendali akan tubuh kita seperti sistem pengeluaran air, rasa lapar, dan sebagainya). Selain itu bisa juga akibat bahan - bahan kimia yang dapat merangsang pusat pengaturan suhu yang disebut pirogen.
Perubahan suhu tubuh pada manusia ini diatur oleh hipotalamus. Sifat dari pengaturan suhu tubuh oleh hipotalamus ini adalah menaikkan suhu badan jika suhu luar dingin, dan sebaliknya jika suhu badan dingin. Nah, hipotalamus ini memiliki respon penyeimbangan suhu yang cukup tinggi. Dia dapat mendeteksi perubahan suhu darah sekecil 0,01 derajat celcius sekalipun. Jadi, mungkinkah pada dasarnya suhu darah wanita lebih dingin dari pria? Bingo...rupanya benar. Wanita memiliki temeperatur darah yang lebih dingin dari pria. Mengapa? Karena wanita memiliki pembuluh darah yang lebih sempit dari pria.
Nah, itulah sebabnya mengapa di cuaca dingin sekalipun, wanita sanggup menggunakan pakaian minim.
Sabtu, 30 Januari 2010
Gempa sebabkan 15000 orang Haus Akan Toilet
Warga Haiti yang menjadi korban gempa dan kehilangan rumahnya tentu saja tidak memiliki tempat tinggal tetap lagi. Mereka juga hanya tinggal di camp penampungan saja. Sayangnya, di camp penampungan itu tidak ada fasilitas yang cukup memadai. Bayangkgan, sekitar 15000 orang terlantar di Haiti membutuhkan fasilitas toilet yang memadai. Situasi jadi serba salah, mereka ingin pulang ke rumah merekapun, rumah mereka sudah hancur. Tidak ada lagi tempat bagi mereka untuk mendapatkan toilet kecuali melakukan pencarian toilet ke rumah-rumah yang belum hancur.
Minggu, 24 Januari 2010
Antara Aborsi dan Melahirkan
Jaman sekarang ini memang sudah macam-macam saja tingkah anak muda. Usia baru semumur jagung sudah berani coba-coba melakukan hubungan intim. Nah, ketika kejadian (hamil) baru pusing sendiri. Tentu dilema yang terjadi adalah antara melakukan aborsi yang berarti menggagalkan kesempatan hidup "calon makhluk hidup", dan melahirkan anak yang mungkin dia belum siap mengurusnya dan tentunya mungkin dapat menyebabkan orang tersebut harus dikeluarkan dari sekolah.
Nah, menjawab pertanyaan ini, alangkah baiknya jika kita perhatikan skenario terjadinya kehamilan diluar nikah
1. Pacaran.
Usia seumuran anak SMA sebenarnya bisa dikatakan labil. Ada yang sudah siap untuk menempuh status hubungan pacaran dan ada yang belum (yang gampang kebawa hawa nafsu). Nah, ketika pada fasa ini, jangankan anak SMA yang blom dewasa-dewasa amat, orang dewasa pun bisa lupa diri dan kebablasan. Terutama anak muda yang sudah memiliki kendaraan, nah, biasanya kendaraan sering mereka jadikan alat untuk melakukan kegiatan-kegiatan "kotor" dan memalukan. Anehnya, mengapa si wanita bisa mau menerima ajakan gila pacarnya itu? Alasannya macem-macem, bisa karena pengen duitnya doang, atau karena kerja adrenalin yang begitu tinggi (alias libido/rasa nafsu yang tinggi), membuat jantung berdetak cepat tak beraturan jadi tidak bisa berpikir dengan jernih. Nah, dari sini bisa terjadi yang namanya hamil diluar nikah
2. Kriminalitas
Hamil di luar nikah juga dapat terjadi pada kasus kriminalitas. Contohnya pemerkosaan. Nah, ketika anda mengalami ini apa yang bisa anda lakukan?
Tentu dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak akan ada jawaban yang benar-benar "betul" dan benar-benar "salah". Betul salahnya jawaban itu kembali lagi kepada orang yang bersangkutan. Dalam menjawab pertanyaan ini, saya akan menggunakan sugesti terhadap kejadian yang mungkin terjadi jika anda memilih aborsi atau tetap melahirkan anak anda.
Nah, menjawab pertanyaan ini, alangkah baiknya jika kita perhatikan skenario terjadinya kehamilan diluar nikah
1. Pacaran.
Usia seumuran anak SMA sebenarnya bisa dikatakan labil. Ada yang sudah siap untuk menempuh status hubungan pacaran dan ada yang belum (yang gampang kebawa hawa nafsu). Nah, ketika pada fasa ini, jangankan anak SMA yang blom dewasa-dewasa amat, orang dewasa pun bisa lupa diri dan kebablasan. Terutama anak muda yang sudah memiliki kendaraan, nah, biasanya kendaraan sering mereka jadikan alat untuk melakukan kegiatan-kegiatan "kotor" dan memalukan. Anehnya, mengapa si wanita bisa mau menerima ajakan gila pacarnya itu? Alasannya macem-macem, bisa karena pengen duitnya doang, atau karena kerja adrenalin yang begitu tinggi (alias libido/rasa nafsu yang tinggi), membuat jantung berdetak cepat tak beraturan jadi tidak bisa berpikir dengan jernih. Nah, dari sini bisa terjadi yang namanya hamil diluar nikah
2. Kriminalitas
Hamil di luar nikah juga dapat terjadi pada kasus kriminalitas. Contohnya pemerkosaan. Nah, ketika anda mengalami ini apa yang bisa anda lakukan?
Tentu dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak akan ada jawaban yang benar-benar "betul" dan benar-benar "salah". Betul salahnya jawaban itu kembali lagi kepada orang yang bersangkutan. Dalam menjawab pertanyaan ini, saya akan menggunakan sugesti terhadap kejadian yang mungkin terjadi jika anda memilih aborsi atau tetap melahirkan anak anda.
The Power of Word
Komunikasi adalah sesuatu yang penting dalam hidup manusia. Namun seperti pepatah mengatakan, mulutmu harimaumu. Kata - kata yang keluar dari mulut kita bisa mengakibatkan kekacauan. Tahukah anda banyak pengrusakan yang disebabkan dari perkataan? Seperti hasutan para provokator, bisa berupa demo tak sehat (anarkis), penjarahan dan sebagainya. Ada lagi, aksi terorisme juga tak jarang berawal dari perkataan. Bisa berupa ancaman atau hasutan agar orang tertarik untuk melakukan teror. Belum lagi penipuan, dengan kata-kata yang meyakinkan, tidak sedikit orang yang terjebak di dalam sebuah bisnis tak jelas, pembelian barang palsu, dan sebagainya. Tak jarang juga penipuan yang menggunakan hipnotis.
Intinya, manusia harus pandai menempatkan perkataan mereka. Karena perkataan memiliki kekuatan yang dahsyat, maka kita harus berhati-hati dalam menggunakan kata-kata kita. Pernah dengar kisah Elisabeth Bathory, sang drakula dari Hungaria, diapun tumbuh menjadi wanita yang tidak benar karena pengaruh dan ajaran dari orang-orang di dalam kerajaannya. Karena didikan yang tidak benar itu dia tumbuh menjadi wanita yang gila darah.
Melihat dari kata-kata yang sering kita ucapkan, tentunya ada kata-kata yang sifatnya baik dan buruk. Nah, mungkin sebagian dari kalian sudah ada yang pernah mendengar tentang respon air terhadap kata-kata. Ya, sebuah penelitian yang kalau tidak salah dilakukan oleh orang Jepang, menemukan bahwa ketika kita mengatakan sesuatu yang baik molekul air akan berbeda dengan ketika kita mengatakan kata-kata yang buruk. Meski tidak semua orang (bahkan ilmuan sekalipun) percaya tentang teori itu, namun yang perlu kita perhatikan, kita harus tahu apa yang kita katakan.
Intinya, manusia harus pandai menempatkan perkataan mereka. Karena perkataan memiliki kekuatan yang dahsyat, maka kita harus berhati-hati dalam menggunakan kata-kata kita. Pernah dengar kisah Elisabeth Bathory, sang drakula dari Hungaria, diapun tumbuh menjadi wanita yang tidak benar karena pengaruh dan ajaran dari orang-orang di dalam kerajaannya. Karena didikan yang tidak benar itu dia tumbuh menjadi wanita yang gila darah.
Melihat dari kata-kata yang sering kita ucapkan, tentunya ada kata-kata yang sifatnya baik dan buruk. Nah, mungkin sebagian dari kalian sudah ada yang pernah mendengar tentang respon air terhadap kata-kata. Ya, sebuah penelitian yang kalau tidak salah dilakukan oleh orang Jepang, menemukan bahwa ketika kita mengatakan sesuatu yang baik molekul air akan berbeda dengan ketika kita mengatakan kata-kata yang buruk. Meski tidak semua orang (bahkan ilmuan sekalipun) percaya tentang teori itu, namun yang perlu kita perhatikan, kita harus tahu apa yang kita katakan.
Kamis, 21 Januari 2010
Burungpun Lebih Setia dari Manusia
Mengherankan ketika kita mendengar kasus perceraian. Mereka yang memilih langkah untuk bercerai sangat banyak dan bermacam-macam. Ada yang karena orang ketiga (mungkn keempat, kelima, atau mungkin keseribu), ada yang begini dan begitu. Intinya manusia akan memiliki beribu alasan untuk bercerai. Namun mengapa betapa tidak terbendungnya keinginan mereka untuk bercerai? Jika penyebabnya karena perselingkuhan jelas masalah kesetiaan. Kalau begitu kejadiannya, mungkin masih masuk akal bagi pasangan yang dikhianati menceraikan pasangannya yang tak setia itu. Namun, berdasarkan direktorat jendral badan peradilan agama (link di sini), rupanya kasus terbesar penyebab terjadinya perceraian adalah karena salah satu pihak meninggalkan kewajiban. Artinya, tidak ada alasan yang kuat untuk bercerai. Masalah seperti itu tentu menggambarkan kesetiaan yang bobrok. Tahukah para pembaca sekalian, kesetiaan kita, para manusia, berada dibawah BINATANG (khususnya bagi mereka yang doyan kawin cerai). Salah satu jenis burung Scarlet Macaw. Semacam burung nuri, namun memiliki corak yang lebih menarik. Burung ini memiliki kesetiaan yang sangat mengagumkan. Bagaimana tidak, burung ini hanya memiliki pasangan satu saja seumur hidupnya sampai mati. Luar biasa, ketika saya mendengar itu dari tayangan televisi yang berbau pendidikan fauna, sayapun tercengan. Alangkah memalukannya manusia. Burung saja tahu bagaimana cara memperlakukan pasangannya.Coba lihat wajah burung di atas itu, cantik bukan?
Selasa, 19 Januari 2010
Mengapa Harus Ada Hukuman Mati?
Yang namanya hidup itu memang tak akan pernah lepas dari yang namanya kriminal. Pencurian, pembunuhan, pemerkosaan, dan berbagai macam jenis kejahatan lainnya sudah sering kita dengar dan saksikan di berita. Bahkan, tayangan yang menampilkan kekerasanpun sudah sangat sering dan menjadi bahan tontonan yang menarik. Namun, pernahkah terpikir, bagaimana para pelaku kejahatan mendapat ganjaran dari pemerintah?
Tentu saja, jawabannya "lihat undang-undang". Wah, aturan sebanyak itu?? Hukumannya pun bermacam-macam. Tergantung tingkat kriminal yang seseorang lakukan. Ada hukuman penjara sekian tahun, ada yang sampai seumur hidup(bukan berarti sampai mati), lalu yang paling ditakuti, hukuman mati.
Namun yang ingin saya garis bawahi adalah tentang hukuman mati. Mengapa mesti ada hukuman seperti itu? Bukankah seseorang tidak berhak untuk mencabut nyawa orang lain? Terkadang, orang jahatpun bisa bertobat dan mereka seharusnya memiliki kesempatan untuk berubah. Bagaimana bisa seseorang bertobat jika dia sudah dibunuh. Dan lagi, terkadang cara pembunuhannya tidak manusiawi (namun pada dasarnya tidak ada satu alasanpun yang membuat membunuh manusia itu manusiawi).
Bahkan, saya sempat bingung terhadap response keluarga yang menjadi korban terhadap vonis pen pengadilan yang menjatuhkan hukuman mati kepada sang pelaku. Dengan keputusan seperti itu, mereka mengeluarkan response BAHAGIA. Bukankah hal ini mengerikan? Apa memang pada dasarnya manusia adalah makhluk buas yang senang mendendam? Memang susah untuk dapat emaafkan apa lagi melupakan kejadian pahit seperti itu. Namun, kebahagiaan yang berasal dari penderitaan orang lain (sekalipun penjahat) adalah kebahagiaan yang buas. Seharusnya, kebahagiaan muncul akibat adanya suka cita dalam hidup. Bukan karena kepuasan akan dendam yang terbalaskan. Bayangkan, jika tiap orang menyimpan dendam dan saling membunuh, maka tidak akan ada damai.
Saya sempat berpikir, apakah orang jahat tidak memiliki kesempatan untuk bertobat? Bukankah setiap manusia (sekalipun penjahat) memiliki kesempatan untuk bertobat, untuk dapat menjadi lebih baik? Alangkah malangnya seseorang yang ingin berubah namun tidak diberikan kesempatan.
Namun, yang lebih parahnya, jika terjadi kesalahan dalam penangkapan dan penjatuhan hukuman. Bayangkan orang yang dijatuhi hukuman tersebut ternyata bukan orang yang bersalah. Saya sempat menemukan pengakuan seseorang tahanan di suatu negara (yang tentunya memiliki aturan hukuman mati), bahwa dia mengaku sebenarnya dia tidak sepantasnya menanggung hukuman itu karena dia tidak bersalah.
Memang, yang namanya kebenaran sulit untuk dibuktikan, namun bisa dibuktikan. Namun proses itu membutuhkan waktu. Tapi bagaimana mungkin proses peradilan dapat menghasilkan keadilan jika mereka (para hakim) terlalu terburu-buru menjatuhkan terpidana dengan hukuman mati. Akan tiba saat ketika mereka menyadari bahwa segala penyidikan mereka salah, dan segalanya berjalan terlalu terlambat. Mereka sudah membunuh orang yang tidak berdosa tersebut. Tidak ada lagi kesempatan, sudah, selesai. Sekalipun itu (hukuman mati) menimpa orang jahat namun tetap saja tidak pantas.
Bahkan, akan sangat mengerikan jadinya. Akhirnya akan ada yang merasa benar ketika membunuh orang lain. Mungkin beberapa dari eksekutor mati ada yang merasa benar membunuh penjahat.
Namun, bukankah hal seperti itu seharusnya tidak terjadi?
Memang terlalu naif untuk mengatakan betapa indah hidup ini jika tiap orang bisa saling memaafkan dan mengampuni. Namun saya yakin, sesuatu yang baik, baik itu yang datang pada diri kita ataupun pada orang lain yang jahat sekalipun, tidak akan ada yang berjalan sia-sia.
Tentu saja, jawabannya "lihat undang-undang". Wah, aturan sebanyak itu?? Hukumannya pun bermacam-macam. Tergantung tingkat kriminal yang seseorang lakukan. Ada hukuman penjara sekian tahun, ada yang sampai seumur hidup(bukan berarti sampai mati), lalu yang paling ditakuti, hukuman mati.
Namun yang ingin saya garis bawahi adalah tentang hukuman mati. Mengapa mesti ada hukuman seperti itu? Bukankah seseorang tidak berhak untuk mencabut nyawa orang lain? Terkadang, orang jahatpun bisa bertobat dan mereka seharusnya memiliki kesempatan untuk berubah. Bagaimana bisa seseorang bertobat jika dia sudah dibunuh. Dan lagi, terkadang cara pembunuhannya tidak manusiawi (namun pada dasarnya tidak ada satu alasanpun yang membuat membunuh manusia itu manusiawi).
Bahkan, saya sempat bingung terhadap response keluarga yang menjadi korban terhadap vonis pen pengadilan yang menjatuhkan hukuman mati kepada sang pelaku. Dengan keputusan seperti itu, mereka mengeluarkan response BAHAGIA. Bukankah hal ini mengerikan? Apa memang pada dasarnya manusia adalah makhluk buas yang senang mendendam? Memang susah untuk dapat emaafkan apa lagi melupakan kejadian pahit seperti itu. Namun, kebahagiaan yang berasal dari penderitaan orang lain (sekalipun penjahat) adalah kebahagiaan yang buas. Seharusnya, kebahagiaan muncul akibat adanya suka cita dalam hidup. Bukan karena kepuasan akan dendam yang terbalaskan. Bayangkan, jika tiap orang menyimpan dendam dan saling membunuh, maka tidak akan ada damai.
Saya sempat berpikir, apakah orang jahat tidak memiliki kesempatan untuk bertobat? Bukankah setiap manusia (sekalipun penjahat) memiliki kesempatan untuk bertobat, untuk dapat menjadi lebih baik? Alangkah malangnya seseorang yang ingin berubah namun tidak diberikan kesempatan.
Namun, yang lebih parahnya, jika terjadi kesalahan dalam penangkapan dan penjatuhan hukuman. Bayangkan orang yang dijatuhi hukuman tersebut ternyata bukan orang yang bersalah. Saya sempat menemukan pengakuan seseorang tahanan di suatu negara (yang tentunya memiliki aturan hukuman mati), bahwa dia mengaku sebenarnya dia tidak sepantasnya menanggung hukuman itu karena dia tidak bersalah.
Memang, yang namanya kebenaran sulit untuk dibuktikan, namun bisa dibuktikan. Namun proses itu membutuhkan waktu. Tapi bagaimana mungkin proses peradilan dapat menghasilkan keadilan jika mereka (para hakim) terlalu terburu-buru menjatuhkan terpidana dengan hukuman mati. Akan tiba saat ketika mereka menyadari bahwa segala penyidikan mereka salah, dan segalanya berjalan terlalu terlambat. Mereka sudah membunuh orang yang tidak berdosa tersebut. Tidak ada lagi kesempatan, sudah, selesai. Sekalipun itu (hukuman mati) menimpa orang jahat namun tetap saja tidak pantas.
Bahkan, akan sangat mengerikan jadinya. Akhirnya akan ada yang merasa benar ketika membunuh orang lain. Mungkin beberapa dari eksekutor mati ada yang merasa benar membunuh penjahat.
Namun, bukankah hal seperti itu seharusnya tidak terjadi?
Memang terlalu naif untuk mengatakan betapa indah hidup ini jika tiap orang bisa saling memaafkan dan mengampuni. Namun saya yakin, sesuatu yang baik, baik itu yang datang pada diri kita ataupun pada orang lain yang jahat sekalipun, tidak akan ada yang berjalan sia-sia.
Kamis, 14 Januari 2010
Ketika Perdukunan dan Teknologi Berkolaborasi
Indonesia oh indonesia. Di jaman begini canggih saja masih ada yang namanya praktek perdukunan. Bahkan, beberapa orang masih ada yang melakukan santet, teluh, dan ilmu-ilmu hitam lainnya.
Selain itu, masih dipegangnya mitos-mitos jaman dahulu sampai sekarang terkesan aneh di masa sekarang ini. Bagaimana tidak? masa hanya untuk mendapatkan pasangan orang perlu melakukan pelet. Apalah pelet itu.
Sekarang, coba kita perhatikan. Tidak sedikit orang-orang yang sampai sekarang masih percaya pada primbon. Buktinya apa? Saya pernah melihat diterbitkannya buku tentang primbon. Penerbit buku tidak akan menerbitkan sebuah buku jika mereka tidak yakin akan terjual banyak buku tersebut. Berarti. di Indonesia ini (khususnya pulau jawa) masih banyak orang yang percaya primbon.
Namun, dibalik semua kemistisan dan ketidakmasukakalan ilmu-ilmu tersebut, ternyata ilmu itu bisa dikolaborasikan dengan teknologi. Hoooo....muncul judul yang menarik untuk diperbincangkan, perdukunan dan teknologi saling berkolaborasi. Mengapa bisa? Ya, sering kita lihat di iklan-iklan TV yang menawarkan ramalan, primbon dan sebagainya. Mungkin anda pernah dengar tentang iklan primbon, REG (SPASI) PRIMBON (dikirim kemana gak tau lah), kemudian, ramalan mama lauren. Padahal, satu-satunya peramal yang paling diakui hanyalah Nostradamus yang itupun masih diragukan apakah dia benar-benar meramal atau hanya sekedar membuat semacam puisi. Tapi, lebih dari itu, digabungkannya ilmu-ilmu semacam itu dengan teknologi tak lebih dari hal yang memalukan. Orang-orang diluar sana mungkin menertawakan kita orang indonesia yang sangat percaya tahayul. Contohnya, masalah hantu. Hantu adalah hal yang banyak orang percaya di negri ini (meskipun kebenarannya belum dapat dibuktikan). Saya pernah melihat salah satu komentar orang malaysia terhadap video hantu yang di-upload oleh orang indonesia. Memalukan. Kita(orang indonsia) yang tidak percaya begituan jadi ikut-ikutan kena malu. Mengapa tidak, bangsa kita dicap sebagai bangsa yang bodoh karena masih percaya sama hal - hal yang berbau mistis.
Selain itu, masih dipegangnya mitos-mitos jaman dahulu sampai sekarang terkesan aneh di masa sekarang ini. Bagaimana tidak? masa hanya untuk mendapatkan pasangan orang perlu melakukan pelet. Apalah pelet itu.
Sekarang, coba kita perhatikan. Tidak sedikit orang-orang yang sampai sekarang masih percaya pada primbon. Buktinya apa? Saya pernah melihat diterbitkannya buku tentang primbon. Penerbit buku tidak akan menerbitkan sebuah buku jika mereka tidak yakin akan terjual banyak buku tersebut. Berarti. di Indonesia ini (khususnya pulau jawa) masih banyak orang yang percaya primbon.
Namun, dibalik semua kemistisan dan ketidakmasukakalan ilmu-ilmu tersebut, ternyata ilmu itu bisa dikolaborasikan dengan teknologi. Hoooo....muncul judul yang menarik untuk diperbincangkan, perdukunan dan teknologi saling berkolaborasi. Mengapa bisa? Ya, sering kita lihat di iklan-iklan TV yang menawarkan ramalan, primbon dan sebagainya. Mungkin anda pernah dengar tentang iklan primbon, REG (SPASI) PRIMBON (dikirim kemana gak tau lah), kemudian, ramalan mama lauren. Padahal, satu-satunya peramal yang paling diakui hanyalah Nostradamus yang itupun masih diragukan apakah dia benar-benar meramal atau hanya sekedar membuat semacam puisi. Tapi, lebih dari itu, digabungkannya ilmu-ilmu semacam itu dengan teknologi tak lebih dari hal yang memalukan. Orang-orang diluar sana mungkin menertawakan kita orang indonesia yang sangat percaya tahayul. Contohnya, masalah hantu. Hantu adalah hal yang banyak orang percaya di negri ini (meskipun kebenarannya belum dapat dibuktikan). Saya pernah melihat salah satu komentar orang malaysia terhadap video hantu yang di-upload oleh orang indonesia. Memalukan. Kita(orang indonsia) yang tidak percaya begituan jadi ikut-ikutan kena malu. Mengapa tidak, bangsa kita dicap sebagai bangsa yang bodoh karena masih percaya sama hal - hal yang berbau mistis.
Langganan:
Postingan (Atom)



